250Gr Rp 19.000,00
100Gr Rp 10.000,00

Kopi Cap Ayam Ras Jambi – Indonesia
(Setifikat Din-Kes P-IRT No. 610157103005)
Profil Produk
Satu lagi kopi Jambi ter-favorit "Kopi Bubuk Cap Ayam Ras". Produk kopi ini telah dijamin oleh Din-Kes dengan P-IRT No. 610157103005. Merk dagang dari kopi ini memang terkesan klasik seperti rasanya yang klasik dan original. Kopi Jambi Cap Ayam Ras terbuat dari biji kopi arabica yang berkwalitas, hal ini terasa dari ke-khasan rasa dan wanginya kopi arabika yang semerbak seketika anda menyajikannya dalam sebuah gelas keramik. Bagi anda pecinta kopi, tidak ada salahnya mencoba kopi yang satu ini demi sebuah petualangan baru.Kopi Bubuk Cap Ayam Ras Paling banyak di konsumsi masyarakat Jambi setelah Kopi Jambi Cap AAA.
Harga Kopi Cap Ayam Ras
| Products | Packaging | Price |
| Kopi Cap Ayam Ras 100G | Sachet | Rp 10.000 |
| Kopi Cap Ayam Ras 250G | Box | Rp 19.000 |
| Kopi Cap Ayam Ras 500G | Box | Rp 35.000 |
Mohon Perhatian !
Minum kopi sangat dilarang bagi para :- Ibu hamil dan Ibu menyusui (Tapi ika memang keharusan, minumlah maksimal 300 mg kafein/hari)
- Anak berusia dibawah 1thn
- Penderita Darah Tinggi
- Penderita Maag
- Penderita Gagal Ginjal
- Penderita Jantung.
"Semakin sehat dan semakin lama kita hidup, maka akan semakin panjang petualangan kita dalam menikmati secangkir kopi"
TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA
Cara Pemesanan (Order) Cap Ayam Ras
Untuk membeli produk kopi yang kami tawarkan sangatlah mudah, ikuti langkah-langkah dibawah ini :- Tekan tombol "Order" di bawah ini
- Setelah anda tekan maka anda akan tampil form pembelian
- Isi form pembelian dengan teliti lalu klik "submit"
- Setelah kami menerima pesanan/order-an anda, kami aka menghubungi anda untuk memastikan kebenaran dari pemesanan produk yang anda lakukan.
Mohon maaf jika ada kekurang nyamanan dalam sistem "Pemesanan Produk" kami.
"Selamat berbelanja dan selamat menikmati kopi pesanan anda"
Terimakasih atas kunjungan anda
Terimakasih atas kunjungan anda



Harga kopi Sumatera Utara mulai beranjak naik pada minggu ketiga tahun 2014. Harga kopi di tingkat pasar lokal mulai mencapai Rp 52 ribu per kilogram, naik hampir dua kali lipat dibanding harga kopi pada tahun 2013. Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Sumut, Alamsyah menyatakan, "melonjaknya harga kopi pada tahun 2014 ini didorong seretnya produksi kopi hampir di seluruh daerah sentra produksi di Sumatera Utara.
Sejarah kopi di Indonesia diduga berawal dari seorang Gubernur Belanda di Malabar
yang mengirimkan bibit kopi Yemen atau kopi Arabica kepada Gubernur Belanda di Batavia pada tahun
1696, namun bibit pertama yang dikirimkan tersebut gagal tumbuh akibat banjir yang melanda
Batavia. Kemudian pengiriman kedua dilakukan kembali pada tahun 1699. Benih Kopi dari
pengiriman kedua tersebut ternyata tumbuh subur, Dan akhirnya pada tahun 1711, exsport
pertama dikirim dari Java ke Eropa oleh Perdagangan Timur India yang dikenal sebagai VOC
(Verininging Oogst-Indies Company). Dalam jangka waktu 10 tahun eksport kopi Indonesia
meningkat Hingga 60 ton/tahun, namun VOC berhasil memonopoli perdagangan kopi Indonesia
sejak tahun 1725 sampai 1780.
Dalam paparannya, Bp. Mardjoko dari Bapebbti menjelaskan bahwa beberapa perubahan dari Permendag no. 41 tersebut diantaranya adalah :



